Cegah DBD, Jambu Biji Menjadi Buah Favorit


 2020-03-27 |  Kecamatan Nganjuk

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah salah satu virus yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti.gigitan nyamuk ini dapat mengakibatkan inveksi dari dalam tubuh.

Gejalanya yang sangat umum adalah yaitu demam tinggi, sakit di belakang mata, mual, muntah, nyeri sendi, kelelahan, munculnya ruam kulit pada dua hingga lima hari setelah demam. Gejala ini biasanya terjadi selama sepuluh hari. Bahkan mungkin saja terjadi perdarahan ringan, seperti pada gusi, hidung, dan mudah timbul memar di tubuh.

Gejala-gejala tersebut dapat berkembang menjadi serius, yang menyebabkan kerusakan pada kelenjar getah bening dan pembuluh darah, pembesaran hati, kegagalan sistem sirkulasi, perdarahan berat hingga kematian.

Untuk menghindari diri dari gigitan nyamuk ini kita harus bisa menjaga diri dari berbagai penyakit yaitu dengan mengkonsumsi makanan bergizi, membiasakan pola hidup sehat, dan minum vitamin C untuk menjaga imun tubuh.

Salah satu Vitamin C yang sangat mempengaruhi adalah dengan mengkonsusmsi buah jambu biji. Buah yang kerap disebut guava ini, selain kaya akan vitamin C selain itu juga banyak mengandung vitamin A, serta kalium, dan antioksidan. Selain itu, jambu biji juga mengandung nutrisi lain, seperti serat, zat besi, protein, magnesium, serta folat, meski dalam jumlah yang sedikit.

Banyak sekali manfaat dari buah jambu biji ini yaitu :

  1. Mencegah demam berdarah
  2. Melindungi tubuh dari radikal bebas
  3. Melancarkan saluran pencernaan
  4. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
  5. Menurunkan tekanan darah dan kolesterol
  6. Menyehatkan mata
  7. Mencegah diabetes

Selain manfaat yang sudah dijelaskan di atas, ada pula manfaat lain yang bisa Anda peroleh dari jambu biji. Dalam pengobatan tradisonal, jambu biji sering kali diolah menjadi jus untuk membantu menyembuhkan luka dalam, meringankan sakit kepala, dan meredakan diare.

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah salah satu virus yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti.gigitan nyamuk ini dapat mengakibatkan inveksi dari dalam tubuh.

Gejalanya yang sangat umum adalah yaitu demam tinggi, sakit di belakang mata, mual, muntah, nyeri sendi, kelelahan, munculnya ruam kulit pada dua hingga lima hari setelah demam. Gejala ini biasanya terjadi selama sepuluh hari. Bahkan mungkin saja terjadi perdarahan ringan, seperti pada gusi, hidung, dan mudah timbul memar di tubuh.

Gejala-gejala tersebut dapat berkembang menjadi serius, yang menyebabkan kerusakan pada kelenjar getah bening dan pembuluh darah, pembesaran hati, kegagalan sistem sirkulasi, perdarahan berat hingga kematian.

Untuk menghindari diri dari gigitan nyamuk ini kita harus bisa menjaga diri dari berbagai penyakit yaitu dengan mengkonsumsi makanan bergizi, membiasakan pola hidup sehat, dan minum vitamin C untuk menjaga imun tubuh.

Salah satu Vitamin C yang sangat mempengaruhi adalah dengan mengkonsusmsi buah jambu biji. Buah yang kerap disebut guava ini, selain kaya akan vitamin C selain itu juga banyak mengandung vitamin A, serta kalium, dan antioksidan. Selain itu, jambu biji juga mengandung nutrisi lain, seperti serat, zat besi, protein, magnesium, serta folat, meski dalam jumlah yang sedikit.

Banyak sekali manfaat dari buah jambu biji ini yaitu :

  1. Mencegah demam berdarah
  2. Melindungi tubuh dari radikal bebas
  3. Melancarkan saluran pencernaan
  4. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
  5. Menurunkan tekanan darah dan kolesterol
  6. Menyehatkan mata
  7. Mencegah diabetes

Selain manfaat yang sudah dijelaskan di atas, ada pula manfaat lain yang bisa Anda peroleh dari jambu biji. Dalam pengobatan tradisonal, jambu biji sering kali diolah menjadi jus untuk membantu menyembuhkan luka dalam, meringankan sakit kepala, dan meredakan diare.