Pengaktifan Posko Pencegahan Penyebaran Virus Covid-19 di Masing-masing Desa dan Kelurahan


 2020-04-06 |  Kecamatan Nganjuk

Protocol isolasi diri bagi pendatang dari luar kota adalah wajib untuk saat ini, karena menindaklanjuti instruksi dari Bupati. Guna protokol isolasi mandiri atau sering disebut karantina ini bertujuan untuk mengurangi penularan COVID-19.

Pada minggu, 5 april 2020 yang bertempat di Kantor Kecamatan Nganjuk  Kabupaten Nganjuk, Camat Nganjuk adakan Rapat Koordinasi Persiapan tempat observasi antisipasi penyebaran Covid 19 di msing-masing Desa/ Kelurahan bersama Forpimcam dari Puskesmas dan Ka SDN di masing-masing Desa/ Kelurahan .

Rapat ini mendatangkan sekitar 50 orang. Sebagaimana yang dimaksud dari rapat ini salah satunya adalah untuk melibatkan Bidan, Kader, RT/RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda serta organisasi kemasyarakatan dan LPM masing-masing Desa dan Kelurahan untuk membuat/ mengaktifkan Posko Pemantauan Penyebaran Virus Covid-19. Posko tersebut dipimpin oleh Lurah/ Kades dengan melibatkan 3 (tiga) pilar dan Bidan yang setiap saat memantau, melaporkan dan menerima laporan baik pengaduan maupun saran tindakan dari masyarakat maupun pendatang sesuai dengan pedoman pada petunjuk/ SOP yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Protocol isolasi mandiri ini dilakukan selama 14 hari. Hal-hal yang perlu dilakukan : tidak beraktifitas diluar rumah, hindari kontak dekat dengan orang yang tinggal serumah, pakai masker, gunakan perlengkapan terpisah, terapkan perilaku hidup bersih dan sehat, hubungi rumah sakit.

Harapan dari rapat ini agar semua dapat melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab melalui koordinasi dan konsultasi pada Posko pencegahan di Kecamatan Nganjuk.

(kec_ngj)